Jenis-jenis jahitan untuk Kerajinan Tangan dari bahasa Inggris ke Indonesia

Pasti pernah menemukan tutorial DIY yang lucu dan kamu ingin mencoba membuatnya. Sayangnya, kreatornya menggunakan bahasa Inggris. Mungkin dalam bahasa Indonesia kita sudah mempelajarinya dan mempergunakannya dalam proyek kerajinan tangan kita. Tapi bagi yang jarang menggunakan jahitan dalam membuat kerajinan tangan, nama-nama tersebut mungkin terdengar seperti teknik yang rumit.

Mengetahui istilah dalam kedua bahasa cukup membantu jika kamu sering mencari inspirasi kerajinan tangan dari internet. Kamu bisa memahami tutorial berbahasa Inggris sekaligus mencari panduan versi Indonesia ketika ingin mempelajari tekniknya lebih jauh.

Berikut beberapa jenis jahitan yang sering muncul dalam proyek kerajinan tangan, beserta padanannya dalam bahasa Indonesia.

1. Running Stitch — Tusuk Jelujur

Tusuk Jelujur
Tusuk Jelujur

Running stitch dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai tusuk jelujur. Tusuk jelujur termasuk teknik jahitan dasar untuk pemula. Cara melakukannya dimulai dari belakang kain. Benang masuk dan keluar kain secara bergantian dan bergerak ke depan. Dari permukaan, jahitan akan terlihat seperti garis putus-putus.

Tusuk jelujur bisa digunakan untuk:

  • menyatukan kain sementara
  • membuat garis dekoratif
  • membantu menentukan posisi sebelum jahitan permanen dibuat
  • membuat kerajinan sederhana dari kain

English: Running stitch
Indonesia: Tusuk jelujur


2. Backstitch — Tusuk Tikam Jejak atau Tusuk Balik

Tusuk Tikam Jejak
Tusuk Tikam Jejak

Jika tusuk jelujur bergerak terus ke depan, backstitch menggunakan gerakan kembali ke titik jahitan sebelumnya. Dalam bahasa Indonesia, backstitch umum disebut tusuk tikam jejak atau tusuk balik. Jahitan yang dihasilkan terlihat seperti garis yang hampir tidak terputus. Tusuk ini berguna ketika kita membutuhkan jahitan tangan yang lebih rapat

Tusuk tikam jejak atau tusuk balik ini bisa digunakan untuk:

  • menyambungkan dua lembar kain
  • membuat garis pada sulaman
  • menjahit bagian kecil yang sulit dijangkau mesin jahit

English: Backstitch
Indonesia: Tusuk tikam jejak / tusuk balik


3. Blanket Stitch — Tusuk Feston

Tusuk Feston
Tusuk Feston

Dalam bahasa Indonesia, blanket stitch banyak dikenal sebagai tusuk feston. Jahitan ini berbentuk seperti garis-garis kecil yang mengikat sepanjang tepi kain. Banyak yang membuat variasi dengan tusuk feston untuk memberikan dekorasi lebih pada tepi kain. Dalam kerajinan tangan yang menggunakan kain flanel atau felt, tusuk feston ini juga sering digunakan.

Tusuk feston sering digunakan untuk:

  • menyatukan dua bagian kain flanel
  • merapikan pinggiran kain
  • membuat boneka kain
  • membuat gantungan kunci
  • membuat bros atau ornamen
  • memberi aksen dekoratif pada tepi kain

English: Blanket stitch
Indonesia: Tusuk feston


4. Whip Stitch / Overcast Stitch — Tusuk Lilit Tepi

Tusuk Lilit Tepi
Tusuk Lilit Tepi

Overcast stitch dan whipstitch juga dapat merujuk pada teknik yang sangat mirip, terutama ketika digunakan untuk menyatukan beberapa lapisan kain atau menyelesaikan pinggir kain. Kamu bisa mencarinya dengan nama jahitan lilit tepi. Jahitannya dilakukan dengan membawa benang mengelilingi sisi kain berulang kali. Hasilnya terlihat seperti garis-garis miring yang membungkus pinggiran kain.

Jahitan lilit tepi cocok untuk:

  • menyambung dua bagian kain dengan hasil yang lebih tersembunyi
  • menutup bagian boneka setelah diisi;
  • membantu melindungi tepian kain dari berjumbai.

English: Whip stitch / overcast stitch
Indonesia: Jahitan lilit tepi


5. Ladder Stitch — Tusuk Tersembunyi

Tusuk Tersembunyi

Ladder stitch sering digunakan untuk menutup lubang jalur mengisi dakron pada sebuah boneka. Jahitan dibuat bergantian pada sisi kanan dan kiri bukaan. Sebelum benangnya ditarik, bentuknya terlihat seperti anak tangga. Setelah ditarik perlahan, kedua sisi kain akan bertemu dan sebagian besar benang tersembunyi di dalam. Hasil benangnya yang tidak terlihat membuat tusuk ini sering juga disebut invisible stitch dalam bahasa Inggris. Dalam bahasa Indonesia juga dapat ditemukan dengan nama tusuk / jahitan tersembunyi

Tusuk tersembunyi berguna untuk:

  • menutup boneka kain
  • memperbaiki bantal
  • menutup bukaan setelah membalik kain
  • memperbaiki jahitan kecil tanpa meninggalkan banyak bekas

English: Ladder stitch / Invisible stitch / hidden stitch
Indonesia: tusuk / jahitan tersembunyi


6. Herringbone Stitch — Tusuk Flanel

Nama herringbone stitch berasal dari bentuk jahitannya yang menyerupai susunan tulang ikan. Dalam istilah jahit yang digunakan di Indonesia, teknik ini dikenal sebagai tusuk flanel. Namun bukan berarti hanya bisa digunakan pada kain flanel. Untuk membuat jahitan ini, benang dibuat menyilang dari titik dimasukkan jarum ke belakang kain secara bergantian sehingga menghasilkan pola seperti huruf X yang memanjang.

Tusuk flanel dapat digunakan untuk:

  • membuat jahitan dekoratif
  • menghias tepian kain
  • membuat sulaman
  • menyelesaikan bagian tertentu pada pakaian atau kerajinan

English: Herringbone stitch
Indonesia: Tusuk flanel


Ringkasan Istilah Jahitan Bahasa Inggris dan Indonesia

Bahasa InggrisBahasa Indonesia
Running stitchTusuk jelujur
BackstitchTusuk tikam jejak / tusuk balik
Blanket stitchTusuk feston
Whip stitchTusuk lilit
Ladder stitchTusuk tangga / jahitan tersembunyi
Herringbone stitchTusuk flanel

Tidak Semua Istilah Harus Diterjemahkan

Satu hal yang perlu diperhatikan ketika mengikuti tutorial DIY adalah nama jahitan tidak selalu memiliki terjemahan Indonesia yang digunakan secara seragam. Beberapa nama berbeda tergantung buku, pembuat tutorial, atau komunitas kerajinan yang menggunakannya.

Akan berguna untuk mengingat kedua namanya. Sehingga ketika menemukan pola berbahasa Inggris kamu mengetahui jahitan yang dimaksud. Ketika ingin mencari tutorial lokal, kamu juga tahu kata kunci Indonesianya.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *